Mengenal dot-file di *NIX system

| Thursday, February 19, 2009

Pasti pernah tau kan dot-file. Ya, yang biasanya ada di home directory (/home/namauser).File tersebut adalah file konfigurasi untuk mengatur setting dari program Unix/Linux seperti shell (bash/ksh/sh), vi (file editor) dan aplikasi lainnya.

File konfigurasi untuk sistem *NIX biasanya disimpan di /etc atau di /usr/local/etc. Tiap aplikasi mempunyai format yang unik, user bisa saja meletakkan file konfigurasi tidak sesuai dengan defaultnya tapi ke directory lain. Untuk menyembunyikan file konfigurasi dari listing normal (ls), maka file/directory bisa diprefik (awalan) dot (titik).

Untuk melihat dot-file bisa digunakan perintah ls -a atau kalau di FreeBSD cukup memakai ll atau kalau mau lebih singkat bisa dengan perintah ls -ld .*

diterjemahkan scr bebas dari : www.cyberciti.biz

Instalasi MRTG menggunakan RRDTool di FreeBSD

| Tuesday, February 17, 2009

MRTG (Multi Router Traffic Grapher) adalah tool yang digunakan untuk menampilkan secara grafis data (traffik) yang telah diambil dari snmp sebuah host. Ehm, gampangnya gini suatu tool agar kita bisa melihat traffik baik itu traffik penggunakan bandwith, penggunaan memory suatu host maupun kinerja processor. Nah si MRTG server ini mengambil datanya lewat SNMP yang sudah terinstall di host yang akan kita capture.

Cara instalasinya mudah saja, jika via port ketik
# cd /usr/ports/net-mgmt/mrtg
# make install clean
Jika via package, ketik saja
# pkg_add -rv mrtg

Setelah instalasi akan muncul /usr/local/etc/mrtg/mrtg.cfg.default, rename saja file tsb menjadi /usr/local/etc/mrtg/mrtg.cfg


WorkDir: /usr/local/www/mrtg/
Options[_]: growright, bits
RunAsDaemon: yes

Target[coba]: 2:public@192.168.2.2:
#perintah di atas adalah mengambil data di interface ke-2 pada host 192.168.2.2
MaxBytes[coba]: 125000
#Batas maksimum yg akan ditampilkan adalah 125000Bytes, alias hampir 1Mbit.
Title[coba]: Traffic Analysis for ADSL
PageTop[coba]: Traffic Analysis for ADSL

Ket :
Saat mrtg dijalankan maka data berupa coba.html (beserta file gambar traffiknya) akan di generate di directory /usr/local/www/mrtg/, jadi di server mrtg juga harus ada webserver untuk menampilkannya. Nah, secara default MRTG akan menggunakan log untuk menyimpan data2 yang diperoleh.

Agar mrtg disimpan dalam database dan interval pengambilan data kurang dari 5 menit (defaultnya kalau pakai default minimal 5 menit), maka saya menggunakan RRDTool.
Caranya :
# /usr/ports/databases/rrdtool
# make install clean
Sedangkan file konfigurasi /usr/local/etc/mrtg/mrtg.cfg, menjadi :

WorkDir: /usr/local/www/mrtg
Options[_]: growright, bits
RunAsDaemon: yes
LogFormat: rrdtool
PathAdd: /usr/local/bin
Refresh: 500
Interval: 2
LogFormat: rrdtool

Target[coba]: 2:public@192.168.2.2:
MaxBytes[coba]: 125000
Title[coba]: Traffic Analysis for ADSL
PageTop[coba]: Traffic Analysis for ADSL


Mudah kan?.. lebih mudah lagi kalau untuk tampilannya anda menggunakan mrtg-rrd.cgi
silahkan disearch ada di google untuk filenya. Dengan file cgi tsb anda ngga usah repot2 ngedit file html anda untuk menampilkan semua grafik mrtg anda..

Selamat mencoba.

Instalasi FreeBSD

| Monday, January 12, 2009

Setelah berkenalan dengan FreeBSD, maka tiba saatnya untuk memikirkan hubungan yang lebih serius, yaitu dengan cara install donkk FreeBSDnya. Jangan cuman baca! tapi coba!
Postingan ini akan membahas minimal instalation untuk server/router dan sebangsanya, bukan untuk desktop. Karena itu GUI tidak saya sertakan.

Persiapan :
1. Seperangkat PC (CPU, keyboard dan monitor).
2. CD ISO FreeBSD (terserah versi berapa, karena instalasi hampir sama tiap versi).

Tahap instalasi :
1. Pasang HD dengan mode Primary master dan Boot dari CD.
2. Lakukan booting dan tunggu sampai keluar menu instalasi FreeBSD
3. Tekan enter atau tunggu 10 detik untuk Boot dengan FreeBSD.
4. Muncul menu select country, pilih US dengan menekan space/enter
5. Muncul mode instalasi, pilih custom dan akan muncul banyak menu
6. Pilih "Allocate disk" untuk melakukan partisi HD.
Pada sesi ini kita bisa membagi ruang HD kita sesuai keinginan. Apakah semua akan dipartisi ke freebsd (ufs) ataukah mau dibagi2, misalnya mau install Windows juga dalam satu HD tersebut. Dlm case ini penulis memilih menggunakan seleuruh HD dengan menghapus semua pastisi yg ada (tekan d) kemudian pilih "a" untuk mematisi seluruh HD ke ufs. Jika selesai tekan q untuk keluar dari FDISK partition editor.
7. Setelah itu pilih Standart, karena saya tidak menggunakan boot manager (hanya ada satu OS saja).
8. Setelah itu akan kembali ke menu custom installation (no. 5)
9. Pilih "Label"
Pada sesi ini, kita akan melakukan labelling pada partisi kita yang secara utuh disebut /dev/ad0. Yang harus kita lakukan adalah membagi partisi freebsd yang ada ke dalam beberapa slice yaitu :
a. / (besarnya dikasih 512MB saja cukup)
b. swap (2 kali memori, kali memorinya 64MB kasih 128MB)
c. /var (kasih 512MB atau 1GB cukup)
d. /usr (sisa HD, minimal 2GB)
cara untuk create a s/d d dengan cara tekan "c", masukkan besar sizenya misal : 128MB, pilih FS. Untuk swap (point b) pilih menu swap. Setelah selesai tekan "q".
Sebenarnya ada cara mudahnya, yaitu dengan cara menekan "a", maka partisi akan dibagi secara otomatis oleh sistem, dan tinggal tekan "q" untuk menyimpan setting.
10. Setelah selesai akan kembali ke menu custom install (no. 5)
11. Pilih "Distribution"
Selanjutnya akan muncul banyak pilihan, pilih "minimal" dengan menekan space. Kemudian lanjutkan dengan memilih "Custom"
- pilih "ports" (digunakan untuk memudahkan instalasi software lain.
- pilih "src" -> pilih "sys" (dengan menekan space). kembali ke menu paling atas tekan "exit", lakukan exit lagi sampai anda kembali ke menu custom installation (nomer 5).
12. Pilih media, pilih dari cd
13. Pilih commit dan biarkan proses instalasi sampai selesai.

Setelah selesai instalasi, anda akan ditanya apakah akan kembali ke menu utama, pilih saja tidak dan keluarkan cd dari cdrom dan bootinglah dari HD.

Jika kesulitan dengan langkah instalasi ini, maka anda bisa memilih standar pada langkah 4. Disitu menu akan muncul berurutan tanpa select2 menu.

Kesimpulan :
Untuk instalasi sebenarnya ada 5 tahap utama :
1. Boot dari CD
2. Partisi hardisk
3. Partisi slice (membuat / (baca : root), swap, /usr dan /var)
4. Memilih apa saja yang akan di install
5. Proses Instalasi

Mudah kan? kan?... jangan keder dulu.. dicoba dulu deh. pasti mudah!
Bagi yang udah praktek dari postingan ini kasih komen ya? berhasil apa ngga..
Kali aja bisa sharing2.. ^_*

Pakai FreeBSD, merdeka jinjit wess!!...

Pengenalan FreeBSD

|

FreeBSD merupakan sistem operasi bertipe Unix yang diturunkan dari UNIX AT&T lewat cabang Berkeley Software Distribution (BSD) yaitu sistem operasi 386BSD dan 4.4BSD.

Selain FreeBSD, OS lain yang berbasis BSD adalah NetBSD dan OpenBSD. Perbedaan dari ketiga OS tersebut simplenya seperti ini. Dilihat dari kelebihannya.

1. FreeBSD : mendukung byk 3rd party software dng semboyan "ready to serve".
2. OpenBSD : menitikberatkan pd security, dgn slogan canggihnya "secure by default".
3. NetBSD : Mendukung banyak hardware dan berbagai arsitektur.

Untuk sejarah lengkapnya bisa dibaca disini

Karena berbasis UNIX maka perintah-perintah dasarnya juga tidak jauh berbeda dengan Linux ataupun OS berbasis UNIX lainnya. Bagi yang telah menguasai Linux akan lebih mudah menguasai Freebsd, tapi buat yang belum bisa sama sekali jangan kecil hati. FreeBSD mudah koq..

FreeBSD lebih cocok dijadikan server daripada desktop. Untuk tampilan grafisnya ada X-Windows, support juga KDE dan GNOME.

Bagi yang ingin menginstall untuk desktop ada PCBSD, DragonFLY dan untuk versi livecd nya ada Freesbie.

Keuntungan memakai freebsd sebagai server ada buwanyakk sekali, diantaranya mudah, gratis(bisa di download langsung dr www.freebsd.org), secure, powerfull, mendukung patch dan update, disertai port dan package u/ memudahkan install software lain, disertai firewall, dan ada team yang akan selalu develop OS FreeBSD. Selain itu masih banyak kelebihan lainnya, tinggal di google aja! Banyak koq situs besar yang menggunakan FreeBSD, al : yahoo, sony japan, apache dll.
Selain itu freebsd juga digunakan sebagai OS di berbagai perangkat seperti Cisco, juniper, Apple dan NetApp.

demam test akhir 2008

| Wednesday, January 07, 2009

Akhir tahun 2008 merupakan bulan-bulan dimana penerimaan cpns di berbagai lembaga secara serentak. Dari yang universitas, pemerintahan, pemerintahan dan kuburan (kalau yang ini namanya Calon Pegawai Negeri Surga).

Dan sudah bisa ditebak, peserta ujiannya membludak. cukup bisa diambil kesimpulan kalo begitu banyak pengangguran di negeri yg terkenal akan produksi demo dan korupsi ini. Dari sekian banyak saya berpartisipasi sebanyak tiga kali dengan asas luber jurdil :P.

Bagi yang belum pernah mengikuti, sekedar info aja ujiannya meliputi test tulis TPU (test pengetahuan umum) yang memuat soal tentang sejarah, PPKN, Tata negara, Pancasila dan UUD. Sedangkan tes bakat skolastik meliputi ujian logika dan matematika, kemampuan membaca, bahasa inggris, tes kematangan dan sebangsa itu lah.
Sedangkan bagi lembaga yang mengadakan 2 kali penyaringan (kayak iklan minyak goreng aja..), test yang kedua adalah test tulis bidang yang diambil serta tes praktek. Untuk dosen tes prakteknya membuat RPP dan praktek mengajar.

Gagal = menyesal ?

| Friday, November 14, 2008

Apakah kau sedih kalau gagal dan menyesali segala sesuatu yang menyebabkan kegagalan itu?
Aku?
If u ask me, then i would say : There's always a bit unhappiness, but regret?.
what's a regret actually?. For me i don't think that i would regret on something, even actually i would. I always say to myself that there's no point in regretting.
I would rather say "Ganbare ..", i'll do my best to the next.

My friend's word will always console me "kesempatan tidak hanya datang sekali tapi berkali-kali.." hehehe..

Yoshh...

Firewall dan konsepnya di BSD

| Thursday, October 09, 2008

Firewall merupakan fasilitas yang memungkinkan kita melakukan filter pada incoming dan outgoing traffik. Firewall bisa jadi memiliki lebih dari satu rule/aturan, rule ini dapat diterapkan untuk memeriksa karakterstik dari paket, jenis protokol, source & destination host serta source & destination port.

Apa keuntungan memakai firewall?
- Melindungi aplikasi, service dan komputer dari paket2 yang tidak diinginkan.
- Membatasi/memblok akses tertentu ke internet
- Melakukan masquarading atau lebih dikenal dgn NAT

Konsep firewall
Ada 2 cara untuk membuat rule : inclusive dan exclusive.

Exclusive firewall : mengijinkan seluruh traffik kecuali traffik yg cocok dgn rule yg telah dipasang.
Inclusive firewall : mengijinkan traffik yang cocok dengan rule yg telah dipasang dan memblok selain itu.

Security dpt ditingkatkan dgn “stateful firewall”. Dgn sebuah stateful firewall, firewall akan terus memantau jalur mana yg terbuka melalui firewall dan hanya akan melewatkan traffik melalui jalur yang cocok dengan jalur yg ada atau membuka sebuah jalur baru.

Ada beberapa pilihan firewall di FreeBSD :
1. IPFW (ipfirewall)
2. IPF (ipfilter)
3. PF (packet filter) - merupakan firewall bawaan openbsd yg telah di port ke FreeBSD mulai versi 5.3

Bahasan mengenai masing2 firewall akan dilanjutkan pada posting berikutnya...

Nonton beskop

| Wednesday, October 08, 2008

Kata arek2 malang, ga ada tuh yg namanya bioskop.. adanya beskop..
Ntar abis isya mo refreshing, setelah dapat kompor dari om Dedi ples udah baca bukunya Laskar pelangi, mupeng deh pgn liat. Puasa kmr udah diajak si sama temen2, cuman males.
Nah sekarang mumpung badan pegel linux dan otak agak anget2 kuku, lets goo...!!

Happy Ied Fitri

| Friday, September 26, 2008


Selamat hari raya ied Fitri.
Minal Aidzin Wal Faidzin.
Mohon maaf lahir dan batin.



round robin vs loadbalance part 1

| Saturday, September 20, 2008

Hari ini hari yang melelahkan, setelah seharian muter2 dan merubah router u/ memanage beberapa link yang sebelumnya memakai metode loadbalace memakai OS mikrotik terpaksa harus migrasi ke metode round robin dengan OS Freebsd.

Masih bingung apa itu load balance, round robin, robin hood.. dll :P. Berikut sedikit kutipan yg saya ambil dari blognya Pak Jay

Dua koneksi
Permasalahan umumnya muncul di sini, saat sebuah router mempunyai dua koneksi ke internet (sama atau berbeda ISP-nya). Default gateway di router tetap hanya bisa satu, ditambah pun yang bekerja tetap hanya satu. Jadi misal router NAT anda terhubung ke ISP A melalui interface A dan gateway A dan ke ISP B melalui interface B dan gateway B, dan default gateway ke ISP A, maka trafik downlink hanya akan datang dari ISP A saja. Begitu juga sebaliknya jika dipasang default gateway ke ISP B.

Bagaimana menyelesaikan permasalahan tersebut?
Konsep utamanya adalah source-address routing. Source-address routing ibaratnya anda dicegat di persimpangan oleh polisi dan polisi menanyakan “anda dari mana?” dan anda akan ditunjukkan ke jalur yang tepat.

Pada router NAT (atau router pada umumnya), source-address secara default tidak dibaca, tidak dipertimbangkan. Jadi pada kasus di atas karena default gateway ke ISP A maka NAT akan meneruskan paket sebagai paket yang pergi dari IP address interface A (yang otomatis akan mendapat downlink dari ISP A ke interface A dan diteruskan ke jaringan dalam).

Dalam jaringan yang lebih besar (bukan NAT), source-address yang melewati network lain disebut sebagai transit (di-handle dengan protokol BGP oleh ISP). Contoh praktis misalnya anda membeli bandwidth yang turun dari satelit melalui DVB, namun koneksi uplink menggunakan jalur terestrial (dial-up, leased-line atau fixed-wireless). Dalam kasus ini paket inisiasi koneksi harus menjadi source-address network downlink DVB, agar bandwidth downlink dari internet mengarah DVB receiver, bukan ke jalur terestrial.

Di lingkungan Linux, pengaturan source-address bisa dilakukan oleh iproute2. Iproute2 akan bekerja sebelum diteruskan ke table routing. Misal kita mengatur dua segmen LAN internal agar satu segmen menjadi source-address A dan satu segmen lainnya menjadi source-address B, agar kedua koneksi ke ISP terutilisasi bersamaan.

Penerapan utilisasi dua koneksi tersebut bisa mengambil tiga konsep, yaitu round-robin, loadbalance atau failover.

1. Round-robin
Misalkan anda mempunyai tiga koneksi internet di satu router NAT, koneksi pertama di sebut Batman, koneksi kedua disebut Baskin dan koneksi ketiga disebut Williams, maka konsep round-robin adalah sang Robin akan selalu berpindah-pindah secara berurutan mengambil source-address (bukan random). Misal ada satu TCP session dari komputer di jaringan internal, maka koneksi TCP tersebut tetap di source-address pertama hingga sesi TCP selesai (menjadi Batman & Robin). Saat TCP session Batman & Robin tersebut belum selesai, ada ada request koneksi baru dari jaringan, maka sang Robin akan mengambil source-address koneksi berikutnya, menjadi Baskin & Robin. Dan seterusnya sang Robin akan me-round-round setiap koneksi tanpa memperhatikan penuh atau tidaknya salah satu koneksi.

Pasti anda sedang pusing membaca kalimat di atas, atau sedang tertawa terbahak-bahak.

2. Loadbalance
Konsep loadbalance mirip dengan konsep round-robin di atas, hanya saja sang Robin dipaksa melihat utilisasi ketiga koneksi tersebut di atas. Misalkan koneksi Batman & Robin serta Baskin & Robin sudah penuh, maka koneksi yang dipilih yang lebih kosong, dan koneksi yang diambil menjadi Robin Williams. Request koneksi berikutnya kembali sang Robin harus melihat dulu utilisasi koneksi yang ada, apakah ia harus menjadi Batman & Robin, Baskin & Robin atau Robin Williams, agar semua utilisasi koneksi seimbang, balance.

3. Failover
Konsep fail-over bisa disebut sebagai backup otomatis. Misalkan kapasitas link terbesar adalah link Batman, dan link Baskin lebih kecil. Kedua koneksi tersebut terpasang online, namun koneksi tetap di satu link Batman & Robin, sehingga pada saat link Batman jatuh koneksi akan berpindah otomatis ke link Baskin, menjadi Baskin & Robin hingga link Batman up kembali.



Nah setelah saya implementasikan, ternyata gampangnya gini. Anggap saja kita punya 2 jalur ke internet, jika menggunakan metode :
1. round robin : maka koneksi ke internet akan memakai kedua jalur tersebut secara bergantian, jadi kedua link akan terpakai hampir sama besar.
2. loadbalance : maka koneksi ke internet akan memakai jalur 1, baru setelah jalur satu penuh maka jalur ke 2 bisa digunakan.

Nah,.. dengan kebutuhan yang ada saat ini ternyata lebih cocok menggunakan metode round robin, koneksi jadi lebih wuzz wuzz..

Setting Router
Install minimal FreeBSD (penulis menggunakan FreeBSD 6.3) dgn memilih sys pada option src dan tambahkan port untuk memudahkan instalasi 3rd party software.

Aktifkan PF, IPFW, dan IPFILTER (sebenarnya PF cukup, tapi tidak ada salahnya install fitur2 tsb u/ kebutuhan2 ttt), sshd, enable_gateway.

Install mtr, ifstat, net-snmpd & mrtg, tcptrack, trafshow, lynx, apache, kesemuanya adalah tool u/ monitoring.. sangat2 berguna.

Sementara itu dulu, detailnya instalasi step by step nya akan saya bahas next aja.. skr meski baru jam 8 lebih dah capek beratttt...cawwww!...

Linux lagi

| Friday, August 29, 2008

Berikut beberapa istilah yang sering digunakan di linux, beberapa istilah berikut juga sering digunakan di unix based OS.

Kernel The kernel is a program that constitutes the central core of a computer operating system. It has complete control over everything that occurs in the system.

kernel can be contrasted with a shell (such as bash, csh or ksh in Unix-like operating systems), which is the outermost part of an operating system and a program that interacts with user commands. The kernel itself does not interact directly with the user, but rather interacts with the shell and other programs as well as with the hardware devices on the system, including the processor (also called the central processing unit or CPU), memory and disk drives

file system?

a file system (sometimes written filesystem) is the way in which files are named and where they are placed logically for storage and retrieval. The DOS, Windows, OS/2, Macintosh, and UNIX-based operating systems all have file systems in which files are placed somewhere in a hierarchical (tree) structure. A file is placed in a directory (folder in Windows) or subdirectory at the desired place in the tree structure.

File systems specify conventions for naming files. These conventions include the maximum number of characters in a name, which characters can be used, and, in some systems, how long the file name suffix can be. A file system also includes a format for specifying the path to a file through the structure of directories.

what is mutiuser?

computer systems that support two or more simultaneous users. All mainframes and minicomputers are multi-user systems, but most personal computers and workstations are not. Another term for multi-user is time sharing.

what is GUI?

A graphical user interface (GUI) is a human-computer interface (i.e., a way for humans to interact with computers) that uses windows, icons and menus and which can be manipulated by a mouse (and often to a limited extent by a keyboard as well).

GUIs stand in sharp contrast to command line interfaces (CLIs), which use only text and are accessed solely by a keyboard. The most familiar example of a CLI to many people is MS-DOS. Another example is Linux when it is used in console mode (i.e., the entire screen shows text only).

Linux filesystem types?

minix, ext, ext2, ext3, xia, msdos, umsdos, vfat, proc, nfs, iso9660, hpfs, sysv, smb, ncpfs

what is fdisk?

The program Microsoft operating systems MS-DOS and non-NT versions of Windows use to create partitions on hard drives. Technically, the program is called fdisk.exe. It uses a text-based interface. Windows 95b first added support for FAT-32 partitions into fdisk. Before that it only supported partitions up to 2 GB using FAT-16. This is also a slang term for wiping a drive out completely, as in "I'm going to F-Disk this drive if Windows crashes one more time!" There are several non-Microsoft equivalents to fdisk, but all serve similar purposes--to allow partitioning of hard disk drives.

what is shell in linux?

A shell is a program that provides the traditional, text-only user interface for Unix-like operating systems. Its primary function is to read commands that are typed into a console (i.e., an all-text display mode) or terminal window (an all-text window) in a GUI (graphical user interface) and then execute (i.e., run) them.

The term shell derives its name from the fact that it is an outer layer of an operating system. A shell is an interface between the user and the internal parts of the operating system (at the very core of which is the kernel).

what is lilo?

Lilo means last in last out . LILO is a versatile boot loader for Linux. It does not depend on a specific file system, can boot Linux kernel images from floppy disks and hard disks, and can even boot other operating systems. One of up to sixteen differernt images can be selected at boot time. Various parameters, such as the root device, can be set indepenantly for each kernel. LILO can even be used as the master boot record.

What is Grub?

Grand Unified Bootloader (GRUB)” .A small software utility that loads and manages multiple operating systems (and their variants).

Where Is the Latest Kernel Version on the Internet?

The easiest way to update your kernel is to get the update directly from the distribution which you are running.
If you need or want to configure and compile your own kernel, the web page at http://www.kernel.org/ lists the current versions of the development and production kernels.

What is FSCK?

fsck - check and repair a Linux file system.
fsck is used to check and optionally repair one or more Linux file systems. filesys can be a device name (e.g. /dev/hdc1, /dev/sdb2), a mount point (e.g. /, /usr, /home), or an ext2 label or UUID specifier (e.g.UUID=8868abf6-88c5-4a83-98b8-bfc24057f7bd or LABEL=root). Normally, the fsck program will try to handle filesystems on different physical disk drives in parallel to reduce the total amount of time needed to check all of the filesystems.

If no filesystems are specified on the command line, and the -A option is not specified, fsck will default to checking filesystems in /etc/fstab serially. This is equivalent to the -As options.

what is partition?

A partition is a section of a hard disk. When you format a hard disk, you can usually choose the number of partitions you want. The computer will recognize each partition as a separate disk, and each will show up under "My Computer" (Windows) or on the desktop (Macintosh).

What is a boot loader?

Most simply, a boot loader loads the operating system. When your machine loads its operating system, the BIOS reads the first 512 bytes of your bootable media (which is known as the master boot record, or MBR). You can store the boot record of only one operating system in a single MBR, so a problem becomes apparent when you require multiple operating systems. Hence the need for more flexible boot loaders.

The master boot record itself holds two things -- either some of or all of the boot loader program and the partition table (which holds information regarding how the rest of the media is split up into partitions). When the BIOS loads, it looks for data stored in the first sector of the hard drive, the MBR; using the data stored in the MBR, the BIOS activates the boot loader.

What is PAM?
(Pluggable Authentication Modules) A programming interface that enables third-party security methods to be used in Unix. For example, smart cards, Kerberos and RSA technologies can be integrated with various Unix functions such as rlogin, telnet and ftp.

What is default shell in linux?
Most of the Linux Distributions default shell is bash shell

sek males nerjemahno

Cerita skripsi

|

Sejarah skripsiku dimulai dengan pertanyaan2 setengah penting ke para dosen yang kutemui. Pak skripsinya koq di perpus rata2 coding sih? emang yg networking atau yg sejenis gtu gak boleh tah?. La memangnya kamu maunya apa?. Aku mulai berorasi semangat 45 mengutarakan ide2ku. Tapi...... koq dosennya kayaknya ga respon, apa bukan bidangnya atau gimana ya. -sigh-

Walhasil aku memutar otak, mutar stang, belok kanan, rem depan, gas poll. Cling! aku baru ingat kalau beberapa waktu lalu udah install FTP server memakai PureFTPD dan databasenya kan pakai mysql.

Tring2.. ;;)
Tercetus ide u/ membuat sistem informasi yg mengelola seluruh data pelanggan FTP hosting mulai dari data account, data pembayaran, data pelanggan, paket FTP, reset password dll.. Pokok intinya manajemen pelanggan ftp hosting lah. Bayangin aja kayak sistem untuk mengelola account di rapidshare atau gudang upload gtu... cieh.. sok mboisnya diriku.

Akhirnya gerilya dimulai, melalui jalan berliku-liku tapi lewat tol hehe..
Judul skripsiku mungkin kurang mbois ya.. Sistem Informasi Administrasi Pelanggan FTP Hosting...dst2..

Alhamdulillah sudah diuji dan yudisium tanggal 16 Agustus kemarin sudah diketik oleh sayuti melik dan disahkan atas nama bangsa indonesia.. Soekarno Hatta..ralat2!! pemirsa.. diuji oleh dosen2 kampusku lah dan disahkan oleh kampus kalo aq LULUS.

Tapi.. ijasah masih belum ditangan.. harus bayar 750K u/ ambil ijasah, itu uang wisuda dan tetek bengeknya.. cedih..bokek..

Debian Overview

| Friday, August 22, 2008

Debian merupakan salah satu distro (distibution) dari Linux. Linux merupakan sebuah Free OS berbasis Unix yang ditemukan oleh Linus T.

Linux mempunyai 4 komponen utama :
1. Kernel
2. Managemen File
3. GUI
4. Multi user

Debian ditemukan th 1993 oleh Ian Murdock, mahasiswa Purdue University, yang menulis the Debian Manifesto yang disebut sebagai kreasi distro linux u/ dimantain scr open dengan semangat Linux dan GNU. Nama debian diambil dari nama Ian dan nama pacarnya Debra yang akhirnya dimekso2kan menjadi debian.

Debian terbaru adalah etch (saat penulis posting tulisan ini). Sebelum etch ada sarge,woody,potato dll. Penamaan tersebut merupakan code untuk versi debian agar mudah diingat, misalnya untuk sarge (debian 3.1), woody untuk debian 3.0 dll. Kalau di freebsd penamaanya ya udah langsung aja sebut freebsd 5.4, freebsd 7.0 dst tidak ada codename2.

Untuk hardware2 yang didukung oleh debian bisa dilihat di sini

Sekian dulu untuk postingan kali ini. Postingan selanjutnya insya Allah masih tentang debian juga.

Artikel di terjemahkan secara bebas oleh penulis dari : http://debianhelp.co.uk/

Mencari tahu distribusi (distro) Linux box

| Wednesday, August 20, 2008

Sebenarnya udah agak lama aku nyari perintah di linux untuk mengetahui jenis ditro yang digunakan, karena beda dengan freebsd yg kalau di uname -a langsung deh kliatan freebsd versi brapa stable atau release dll. coba nih bandingkan

uname -a pada FreeBSD :

FreeBSD 6.2-RELEASE-p1 #0: Tue Feb 27 17:40:07 WIT 2007 root@gateway.net:/usr/src/sys/i386/compile/ROUTER i386


uname -a pada pada unknown linux box :

Linux cobanet 2.6.21.5-smp #2 SMP Tue Jun 19 14:58:11 CDT 2007 i686 Intel(R) Pentium(R) D CPU 2.66GHz GenuineIntel GNU/Linux

Nah kan.. bagi saya yang kurang familier dengan linux apalagi versi kernel2nya.. susah juga.

Setelah tanya sini situ, ternyata bisa dicoba dengan cara
# more /etc/issue

Tapi pada linux box yg saya test keluarnya gini :

root@cobanet:~# more /etc/issue
Welcome to \s \r (\l)

Saya masih penasaran, akhirnya googling dannnnn alhamdulillah ketemu scriptnya, ini nih scriptnya :

#!/bin/ksh

system=`uname -s| tr 'A-Z' 'a-z'`

cputype=`uname -m`

for rfile in \
SuSE-release \
redhat-release \
redhat_version \
gentoo-release \
fedora-release \
turbolinux-release \
mandrake-release \
mandrakelinux-release \
debian_version \
debian_release \
knoppix-version \
yellowdog-release \
slackware-version \
slackware-release \
conectiva-release \
mandriva-release \
immunix-release \
tinysofa-release \
trustix-release \
adamantix_version \
yoper-release \
arch-release \
libranet_version \
va-release \
; do
if [ -r /etc/$rfile ] ; then
distro=$(echo $rfile | \
tr 'A-Z' 'a-z' | \
sed -e 's/[_-]\(release\|version\)$//')
if [ "$distro" = "va" ] ; then distro=va-linux; fi
break
fi
done

case "$distro" in
suse)
if grep -q Enterprise /etc/SuSE-release ; then
release=SLES
version=$(egrep 'VERSION' /etc/SuSE-release | \
sed -e 's/ *VERSION *= *//')-pl$(egrep 'PATCHLEVEL' \
/etc/SuSE-release | sed -e 's/ *PATCHLEVEL *= *//')
else
release=SuSE
version=$(egrep 'VERSION' /etc/SuSE-release | \
sed -e 's/ *VERSION *= *//')
fi
;;
redhat)
# First part of red hat release is everything before 'release'
release=$(sed -e 's/ release.*$//' /etc/redhat-release | \
sed -e 's/[^A-Z]//g')
# Second part of red hat release is numbers after 'release'
version=$( sed -e 's/^.* release//' /etc/redhat-release | \
sed -e 's/[^0-9]//g' | \
sed -e 's/\([0-9]\)\([0-9]\)/\1.\2/g')
;;
esac

# CPU info from /proc/cpuinfo
set -A model_info \
$(grep 'model name' /proc/cpuinfo | \
uniq | \
tr 'A-Z' 'a-z' | \
perl -wn -e \
's/\s*model\s*name\s*:\s*//go; s/\((tm|r)\)//go; s/\s*(processor|cpu)//go; print;')
cpuvendor=${model_info[0]}
cpumodel=${model_info[1]}
cpuspeed=${model_info[2]}

# GLIBC info:
glibc=$(rpm -qv glibc|uniq)

printf "$system $cputype $cpumodel $distro $release-$version $glibc $cpuvendor $cpuspeed\n"

iklan odol...

| Wednesday, August 13, 2008

Tau kan iklan odol *ups sebut merk*, maksud saya iklan pasta gigi yang ada gelembung2 di pasar dan akhirnya cowok n ceweknya ketemu. Nah, saya suka lagunya :P.
Mirip2 sama lagunya coldplay yang ini, mantap!. Coldplay, grup musik yang saya suka setelah scorpions ^_^. Sementara ini scorpion numero uno, dan coldplay number one. loh?? :P



Lights go out and I can't be saved
Tides that I tried to swim against
You've put me down upon my knees
Oh I beg, I beg and plead (singing)
Come out of things unsaid, shoot an apple off my head (and a)
Trouble that can't be named, tigers waiting to be tamed (singing)
You are, you are

Confusion never stops, closing walls and ticking clocks (gonna)
Come back and take you home, I could not stop, that you now know (singing)
Come out upon my seas, curse missed opportunities (am I)
A part of the cure, or am I part of the disease (singing)

You are [x6]
And nothing else compares
Oh no nothing else compares
And nothing else compares

You are [continues in background]
Home, home, where I wanted to go [x4]

Lo kan.. La konn...

| Wednesday, July 23, 2008

La kon seneng tah dike'i wong terus-terusan?
Gak pingin tah ngeke'i wong?

Tambah HD di FReeBSD

| Monday, June 16, 2008

Ceritanya berawal dari instalasi server yang menggunakan 2HD. Kedua HD merk sigit tsb terpasang di IDE 1, sbg juragan dan pembantu alias master n slave.
Di FreeBSD dikenal sbg ad0 dan ad1. ad0 saya install OS FreeBSD sedangkan ad0 tidak ada OS nya, hanya partisi data saja.

Jreng.. jreng.. takdir berkata lain, baru semalam dipasang ternyata ngadat hihi..
setelah cek sana sini sono ternyata HD satunya gak berezzz. Untung aja hd yg tak partisi sbg data, bukan OS e.. lek OS e lak ndomblong aq nginstall maneh... :P

Akhirnya pasang HD baru, tp HD yg kedua gak tak jadiin pembantu. Smua tak jadiin master biar adil. Nah.. berhubung HD pengganti ini partisinya masih NTFS, maka perlu qta partisi ulang, dilabel trus di mount biar terbaca di OS ku.
Begini loh caranya yg cepet :

- ketik sysinstall u/ FreeBSD versi 6 ke atas, untuk v.5 kebawah ketik /stand/sysinstall.
- pilih configure - partition
- delete semua partisi (d) - ketik a - ketik w, kalau ada komentar pilih yes aja wes - ketik q untuk finish
- untuk pilihan instalasi MBR, pilih "none".
- pilih label
- ketik c - jika ingin dijadikan satu partisi jangan edit angka yg ada - kemudian pilih "file system" ketikkan nama mount pointnya, misal : /data
ketik w - pilih "yes"
- ketik q untuk finish

Nah, belum selesai kare di /etc/fstab belum ada mounting pointnya :P
tinggal tambahkan aja :
# Device Mountpoint FStype Options Dump Pass#
/dev/ad2s1d /data ufs rw 2 2

Selesai.

Untuk mode text ada juga caranya :

# fdisk -BI /dev/ad2
# bsdlabel -w -B ad2s1d
# bsdlabel ad2s1d
# newfs /dev/ad2s1d
# bsdlabel -e ad2s1d
# mount /dev/ad2s1d /data

Jgn lupa tambahkan mountingnya di /etc/fstab

^___^

Samba tidak hanya di Brazil :P

| Saturday, June 07, 2008

Siapa bilang samba itu khas brazil? buktinya di sini ada samba terasi.. samba goreng ati :P.

Bismillah, kita mulai buat sambal..

# cd /usr/ports/net/samba
# make install clean
# cd /usr/ports/security/samba-vscan (saya pakai clamd)
# make install clean

File konfigurasi samba ada di /usr/local/etc/smb.conf
Mari kita edit file konfigurasinya :

log file = /var/log/samba/log.%m
log file = /var/log/Samba-%m.log

[global]
workgroup = grupkerjo
security = share
server string = Data Server
#local master = yes
#os level = 65
#domain master = yes
#preferred master = yes
#null passwords = no
#hide unreadable = yes
hide dot files = yes

[data]
comment = Iki loh mek komentar, gak ngaruh opo².. sumpah!
browseable = yes
writable = yes
path = /data/home/
security = USER
encrypt passwords = yes
smb passwd file = /usr/local/etc/samba/smbpasswd
username map = /etc/passwd

[umum]
comment = %h Shared Public Directory
path = /data/umum/
force directory mode = 0777
force create mode = 0777
force group = nobody
force user = nobody
public = yes
writeable = yes
read only = no
vfs object = vscan-clamav
vscan-kavp: config-file = /usr/local/etc/samba-vscan/vscan-clamav.conf


Ket :
Jika kita mengakses server samba, anggap saja ipnya 10.11.12.13, maka akan ada 2 folder yaitu data dan umum. Untuk umum bisa diakses tanpa ada login, sedangkan u folder data akan muncul login.

Cara create login adalah dgn adduser di OS, misalkan usernamenya runia.
Lanjutkan dengan create login tsb u/ samba.
# smbpasswd -a runia

Nahh.. selanjutnya adalah pengalaman yg simple tapi sebel :))
Ceritanya, dari windows itu kalau mau ngakses ke folder samba yg kita kasih password kan usernamenya selalu default dgn login sewaktu kita masuk windows..(biasanya sih Guest).

Untuk meyiasatinya, akses folder kita - klik kanan - map work drive. NAH! klik pada pilihan "login as different user". Masukkan login kita, misal runia disertai passwordnya...

Selamat mencoba.. dan selamat tidur.. aku ngantukk

Instalasi squidguard

| Friday, April 04, 2008

Install BerkeleyDB

cd /downloads
fetch http://www.sleepycat.com/update/snapshot/db-4.0.14.tar.gz
tar xzvf db-4.3.28.NC.tar.gz
cd db-4.3.28.NC
cd build_unix
../dist/configure --prefix=/usr/local/BerkeleyDB
make
make install
cd ..
cd ..
cd /usr/local/BerkeleyDB/lib
cp * /usr/local/lib
cd /usr/local/BerkeleyDB/include
cp * /usr/local/include

fetch http://www.squidguard.org/squidGuard-1.2.0.tar.gz
tar -xzvf squidGuard-1.2.0.tar.gz
cd squidGuard-1.2.0
./configure
make
make test
make install

buat directory
/usr/local/squidGuard/log
cd /usr/local/squidGuar/
fetch http://squidguard.mesd.k12.or.us/blacklists.tgz
tar -xzvf blacklist.tgz
mv blacklist db
chown -R squid:squid db

buat file
ee /usr/local/squidGuard/squidguard.conf

dbhome /usr/local/squidGuard/db
logdir /usr/local/squidGuard/log
dest ads {
domainlist ads/domains
urllist ads/urls
}

dest drugs {
domainlist drugs/domains
urllist drugs/urls
}

dest gambling {
domainlist gambling/domains
urllist gambling/urls
}

dest hacking {
domainlist hacking/domains
urllist hacking/urls
}

dest porn {
domainlist porn/domains
urllist porn/urls
}

dest redirector {
domainlist redirector/domains
urllist redirector/urls
}

dest spyware {
domainlist spyware/domains
urllist spyware/urls
}

dest violence {
domainlist violance/domains
urllist violance/urls
}

dest white {
domainlist white/domains
urllist white/urls
}

acl {
default {
pass white !ads !drugs !gambling !hacking !porn !redirector !spyware !violence all
redirect http://localhost/block.html
}
}

Tambahkan baris berikut pada squid.conf
redirect_program /usr/local/bin/squidGuard -c /usr/local/squidGuard/squidguard.conf

Jalankan squidguard
/usr/local/bin/squidGuard -c /usr/local/squidGuard/squidguard.conf
dan restart squid
/squid/sbin/squid -k reconfigure

Don't be sad.. be optimist!

| Wednesday, March 26, 2008

Ia berkata : "Ya Tuhanku, sesungguhnya tulangku telah lemah dan kepalaku telah ditumbuhi uban, dan aku belum pernah kecewa dalam berdo'a kepada Engkau, ya Tuhanku. (QS : 19:4)
Kekuatan sebuah do'a dan keyakinan akan pertolongan dari Tuhan yang Maha memiliki dan Maha berkehendak adalah bukti tawakal seorang hamba. Seperti kutipan do'a nabi Zakariya di atas. Semoga dapat kita ambil hikmahnya dan yakinlah bahwa setiap masalah pasti ada jalan keluarnya. Kalo ngga ada yah bisa pakai tangga darurat yang ada plangnya EXIT itu lohh.. :P..